Perbedaan Antara Genset Phase 3 Dengan Jenis Genset Phase 1

Listrik merupakan kebutuhan masyarakat modern yang sangat penting dan juga utama bagi kehidupan. Semua aktivitas masyarakat seperti belajar,  bekerja, maupun hanya diam di rumah seperti sekarang tentunya membutuhkan energy listrik. Apabila listrik yang bersumber dari pemerintah terjadi pemadaman ataupun masalah, hal ini akan menyulitkan bagi kita dalam beraktifitas normal. Apabila terjadi pemadaman listrik, salah satu solusi yang paling mudah dan terjangkau yaitu kita dapat menggunakan genset. Untuk perusahaan besar, pusat perbelanjaan, hotel, toko-toko yang buka 24 jam ataupun di rumah kita genset ini sangat membantu. Generator listrik atau biasa kita panggil dengan genset adalah alat pembangkit listrik yang mempunyai induksi elektromagnetik sehingga dapat mengubah sumber energi mekanik ke sumber energi  listrik. Konduktor yang terus bergerak lurus terhadap medan magnetnya sehingga akan menghasilkan energi yang dapat kita gunakan ketika terjadi pemadaman listrik di rumah. Kapasitas listrik yang dihasilkan genset tentu beragam. Hal tersebut tergantung dari hasil muatan maupun phase dari genset tersebut. Phase-phase genset tersebut ada dua macam yaitu genset 1 phase dan genset 3 phase terbaik.

Dalam menanggung beban dayanya, mesin genset 3 phase ini akan jauh lebih berat jika dibandingkan dengan genset yang 1 phase. Mesin dari alat pengganti listrik jenis ini akan menanggung 3 kali beban daya. Dengan begitu, genset 3 phase ini memiliki 4 kabel di dalamnya. Kabel-kabel tersebut terdiri dari kabel nol atau netral, kabel phase 1 atau phase R, kabel phase 2 atau phase S, kabel Phase 3 atau phase T. Kabel-kabel yang terdapat pada mesin genset 3 phase itu kerap disebut dengan kabel N,R,S, dan T. Generator listrik arus bolak balik ini terdapat 3 kumparan Phase. Kumparan tersebut akan menghasilkan output voltage 380 volt jika diukur antara phase dengan phase. Apabila kita mengukurnya antara salah satu phase dengan netral atau kabel nol akan menghasilkan tegangan keluaran 220 volt. Perbedaan antara genset 1 phase dan 3 phase ini juga terletak pada tegangan netral atau nol yang selisihnya hampir 220 volt.

Pada genset 3 phase ini akan menghasilkan tiga macam jenis daya. Ketiga jenis dayanya antara lain, KVA atau daya nyata, KW atau daya aktif, Kvar atau daya reaktif. Hal ini dikarenakan genset jenis ini memiliki nilai coshpi yang kurang dari satu yaitu hanya sebesar 0.8 coshpi saja. Daya yang dapat kita gunakan juga hanya sebesar 80% saja. Namun, hal ini berbeda dari generator arus listrik bolak balik phase 1. Dalam penggunaanya daya yang dihasilkan jauh lebih maksimal jika dibandingkan dengan phase 3. Hal ini dikarenakan, tipe phase ini hanya memiliki satu jenis daya yaitu hanya daya nyata saja atau kerap disebut dengan KVA. Penggunaan daya yang dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan listrik kita yaitu sebesar 100%. Akan tetapi, karena tipe 1 phase ini hanya memiliki satu kabel saja sehingga ia hanya mampu memberikan daya listrik untuk dua rumah. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan tipe generator arus listrik bolak balik 3 phase ini. Tipe phase ini memiliki 3 kabel sehingga ia mampu memberikan energi listrik lebih dari dua rumah. Volt dan tegangan yang digunakan tipe jenis ini yaitu 3x lebih banyak dayanya sehingga hasil yang diberikan yaitu mencapai 381 volt namun kita sering menyebutnya dengan 380 volt.